Menuju Informatif, KI DKI Jakarta Beri Catatan Penting untuk Sudinkes Jaksel

JAKARTA – Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta melakukan visitasi ke Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan dalam rangka penyampaian hasil rekomendasi E-Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Tahun 2025, pada Senin (13/04/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Komisioner KI DKI Jakarta Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA), Ferid Nugroho, menekankan pentingnya optimalisasi digitalisasi, khususnya pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana keterbukaan informasi publik.

“Dalam surat rekomendasi, aspek digitalisasi Sudinkes Jakarta Selatan perlu mendapat perhatian lebih. Indikator ini memiliki bobot penilaian paling besar,” ujar Ferid.

Berdasarkan hasil E-Monev 2025, Sudinkes Jakarta Selatan memperoleh nilai 79,79 dan berada pada kategori “Menuju Informatif”. Capaian ini mendapat apresiasi dari KI DKI Jakarta, mengingat tahun 2025 merupakan kali pertama Sudinkes Jakarta Selatan mengikuti proses E-Monev.

“Ini merupakan capaian yang baik. Sebagai peserta baru, Sudinkes Jakarta Selatan sudah berada di tahap Menuju Informatif. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” lanjutnya.

Ferid juga menegaskan bahwa visitasi ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang dialog bagi badan publik untuk menyampaikan kendala dalam pelayanan informasi.

Ia mencontohkan, pengadaan microsite di tingkat kelurahan merupakan salah satu hasil tindak lanjut dari aspirasi badan publik yang kemudian difasilitasi oleh KI DKI Jakarta kepada Gubernur dan DPRD.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Sudinkes Jakarta Selatan, Fendrik Jeksi Afrizon, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan masukan yang telah disampaikan. Kami berharap hal ini dapat melengkapi kekurangan pada E-Monev sebelumnya, sehingga kinerja kami pada tahun ini bisa lebih optimal,” ujarnya.

Similar Posts