KI DKI Jakarta Tekankan E-Monev Bukan Ajang Lomba, Tapi Fondasi Mendukung Jakarta Kota Global

JAKARTA – Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan visitasi ke SMPN 75 Jakarta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (18/5/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan rekomendasi hasil E-Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) sekaligus memperkuat komitmen badan publik terhadap keterbukaan informasi publik.

Dalam kesempatan itu, Komisioner KI DKI Jakarta Bidang Sosialisasi, Edukasi dan Advokasi (ESA) Ferid Nugroho menyampaikan apresiasi atas capaian SMPN 75 Jakarta yang berhasil meraih predikat Menuju Informatif pada E-Monev Tahun 2025.

Ferid menegaskan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperoleh predikat informatif, melainkan menjadi kebutuhan sekaligus kewajiban badan publik dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Monev ini menjadi kewajiban dan kebutuhan badan publik. Jadi bukan ajang lomba, tetapi bentuk tanggung jawab badan publik kepada masyarakat,” ujar Ferid.

Ferid menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai global city. Menurut Ferid, posisi Jakarta saat ini masih berada di kisaran peringkat 70 dunia dan ditargetkan masuk 20 besar kota global.

“Transparansi dan keterbukaan informasi publik menjadi salah satu indikator untuk menjadikan Jakarta sebagai global city,” kata Ferid.

Ferid menyebut nilai E-Monev SMPN 75 Jakarta telah mencapai 83,29 atau hanya terpaut sekitar enam poin menuju predikat Informatif. Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti berdasarkan laporan rekomendasi hasil E-Monev.

Adapun rekomendasi tersebut antara lain mengunggah dokumen program kegiatan tahunan sekolah yang memuat nama program, realisasi anggaran, serta capaian kegiatan.

Selain itu, SMPN 75 Jakarta juga harus menyusun sejumlah Standar Operasional Prosedur (SOP), seperti SOP permohonan informasi, SOP uji konsekuensi, serta SOP penetapan dan pemutakhiran daftar informasi publik.

Sementara itu, Kepala SMPN 75 Jakarta Sugiyarto menyambut baik kunjungan dan masukan dari KI DKI Jakarta. Sugiarto menilai visitasi tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk semakin terbuka dan transparan dalam memberikan informasi kepada publik.

“Kedatangan bapak-bapak dari KI DKI Jakarta sangat membantu sehingga sekolah kami semakin terbuka. Kami terus berusaha menuju transparansi dan berharap dapat mencapai predikat Informatif,” ujar Sugiyarto.

Sugiyarto menambahkan, pihak sekolah berkomitmen melakukan perbaikan dan pembenahan terhadap berbagai aspek layanan informasi publik di lingkungan sekolah.

Sugiyarto berharap kualitas layanan informasi publik di SMPN 75 Jakarta terus meningkat sehingga sekolah tersebut dapat meraih predikat Informatif pada pelaksanaan E-Monev mendatang.

“Insya Allah ke depan kita bisa lebih baik. Intinya, informasi yang ada di SMPN 75 Jakarta dapat diketahui publik sehingga kita benar-benar transparan,” tutur Sugiyarto.

Similar Posts