Dari ‘Kurang Informatif’ ke ‘Menuju Informatif’, SMPN 49 Jakarta Dapat Apresiasi KI DKI
JAKARTA – Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta melakukan visitasi ke SMPN 49 Jakarta, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (11/5/2026). Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMPN 49 Jakarta, Natalia Aji Yuwanti, beserta jajaran.
Visitasi dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus penyampaian surat rekomendasi hasil Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.
“Kami dari KI DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas penerimaannya. Dalam kesempatan ini, maksud dan tujuan kami adalah bersilaturahmi sekaligus menyampaikan hasil rekomendasi E-Monev tahun lalu,” ujar Komisioner KI DKI Jakarta Bidang Kelembagaan, Aang Muhdi Gozali.
Pada tahun 2025, KI DKI Jakarta mencatat rekor partisipasi E-Monev tertinggi dengan 829 badan publik terdaftar, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dalam hasil penilaian tersebut, SMPN 49 Jakarta meraih predikat ‘Menuju Informatif’ dengan nilai 84,09.
Aang mengapresiasi peningkatan capaian SMPN 49 Jakarta yang sebelumnya berada pada kategori “Kurang Informatif”.
“Kami sangat mengapresiasi kenaikan yang cukup pesat. Dari sebelumnya ‘Kurang Informatif’, kini sudah berada pada tahap ‘Menuju Informatif’. Tinggal mengejar 4,91 poin lagi untuk mencapai predikat ‘Informatif’,” jelas Aang.
Dalam kesempatan itu, Aang juga mendorong SMPN 49 Jakarta agar sungguh-sungguh memanfaatkan dan mengoptimalkan keterbukaan informasi publik di lingkungan sekolah.
“Jika keterbukaan informasi publik benar-benar dimanfaatkan secara optimal, hal itu dapat menjadi potret kredibilitas dan keunggulan SMPN 49 Jakarta. PPID sekolah juga akan lebih mudah dalam melayani permohonan informasi publik. Bahkan, ini dapat meminimalisasi kehadiran penumpang gelap Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” tegasnya.
Selain itu, Aang menjelaskan sembilan poin yang masih menjadi catatan dalam surat rekomendasi KI DKI Jakarta. Ia juga memberikan sejumlah tips kepada PPID sekolah agar lebih siap menghadapi E-Monev tahun ini.
“Ada sembilan poin yang masih perlu dipenuhi. Saran saya, data dukung yang sudah ada disiapkan sebelum E-Monev dimulai dan diperbarui dengan data terbaru. Dengan begitu, saat E-Monev berlangsung, bapak dan ibu tinggal melengkapinya saja. Kami juga berharap bapak dan ibu proaktif untuk bertanya maupun berdiskusi dengan kami,” ujar Aang.
Aang turut berharap SMPN 49 Jakarta dapat mengoptimalkan pelayanan informasi publik sehingga tidak menghadapi sengketa informasi di KI DKI Jakarta.
“Semakin banyak permintaan informasi maupun pengajuan keberatan, bisa menjadi indikasi bahwa keterbukaan informasi publik di badan publik tersebut belum berjalan optimal,” katanya.
Sesi diskusi ditutup dengan ucapan terima kasih dari Natalia Aji Yuwanti yang mewakili Kepala SMPN 49 Jakarta, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan predikat ‘Menuju Informatif’.
