Dorong Penguatan Kelembagaan, KI DKI Jakarta Apresiasi Inisiasi Korwil oleh KI Pusat

JAKARTA – Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta mengikuti rapat koordinasi terkait pembentukan dan kesiapan pelaksanaan tugas Koordinator Wilayah (Korwil) Komisi Informasi se-Indonesia, Jumat (21/8/2026).

Acara yang digelar secara daring tersebut diinisiasi oleh Komisi Informasi Pusat dan dihadiri oleh seluruh Komisi Informasi di Indonesia.

Komisioner KI DKI Jakarta Bidang Kelembagaan Aang Muhdi Gozali menyambut baik rencana pembentukan Koordinator Wilayah sebagai upaya memperkuat koordinasi antara KI Pusat dan KI daerah.

Menurut Aang, keberadaan Korwil diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan berbagai persoalan, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi Komisi Informasi di daerah kepada KI Pusat.

“Pada prinsipnya, KI DKI Jakarta mendukung pembentukan Koordinator Wilayah. Kami berharap Korwil dapat berfungsi secara optimal dalam mengakomodasi berbagai persoalan yang dihadapi KI daerah dan menyampaikannya kepada KI Pusat sehingga solusi yang dibutuhkan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Aang.

Aang menjelaskan sinergi yang baik antara KI Pusat, Korwil, dan KI daerah akan menjadi faktor penting dalam memperkuat kelembagaan Komisi Informasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia.

Selain memberikan dukungan, Aang juga memberikan masukan konkret kepada KI Pusat agar pelaksanaan tugas Korwil dapat berjalan berkesinambungan.

Aang menekankan pentingnya penyusunan pedoman kerja yang jelas dan terstruktur bagi Korwil, serta penyediaan ruang evaluasi berkala agar setiap kendala teknis maupun administrasi di tingkat wilayah dapat direspons dengan cepat oleh KI Pusat.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Handoko Agung Saputro menegaskan bahwa pembentukan Koordinator Wilayah bukan dimaksudkan untuk membatasi komunikasi antara KI Pusat dan KI daerah.

Menurut Handoko, pembentukan Korwil merupakan langkah untuk memperkuat pola koordinasi melalui pembagian wilayah kerja yang lebih efektif.

“Pembentukan Korwil bukan untuk membatasi komunikasi dengan teman-teman di daerah. Kita hanya mencoba melakukan perayonan agar koordinasi menjadi lebih efektif. Ini merupakan hal baru yang mari kita laksanakan bersama,” jelas Handoko.

Handoko menyampaikan bahwa pihaknya akan mengevaluasi dan membenahi bersama jika ke depannya masih terdapat kekurangan atau hal-hal yang belum sesuai.

“Ke depan, apabila masih terdapat kekurangan atau hal-hal yang belum sesuai, tentu akan kita evaluasi dan perbaiki bersama,” kata Handoko.

Rapat koordinasi berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dari peserta yang mewakili KI provinsi di seluruh Indonesia. Forum itu juga menjadi sarana konsolidasi awal dalam mempersiapkan pelaksanaan tugas Koordinator Wilayah guna mendukung penguatan kelembagaan Komisi Informasi di tingkat nasional.

Similar Posts