KI DKI Jakarta Visitasi ke Biro ORB, Sinergikan Zona Informatif Untuk Kepentingan Publik

JAKARTA – Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta melakukan visitasi ke Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi (Biro ORB) Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan rekomendasi hasil E-Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Tahun 2025 Biro ORB.

Ketua KI DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat menyampaikan bahwa berdasarkan hasil E-Monev 2025, Biro ORB Provinsi DKI Jakarta meraih predikat Menuju Informatif dengan nilai 86,1. Menurut Harry, capaian tersebut sudah baik dan tinggal selangkah lagi menuju predikat Informatif.

“Kunjungan kami ke sini selain untuk bersilaturahmi, juga untuk mendorong badan publik agar terus meningkatkan layanan informasi publiknya. Terlebih, Biro ORB ini sudah Menuju Informatif, artinya selangkah lagi menjadi Informatif,” kata Harry.

Harry menyampaikan bahwa badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif diwajibkan menerapkan implementasi Zona Informatif. Hal itu penting agar masyarakat tahu bahwa badan publik tersebut memiliki layanan informasi publik berkualitas.

“Kami harap ke depan Biro ORB ini bisa Informatif sehingga dapat menerapkan implementasi Zona Informatif. Publik berhak tahu mana badan publik yang Informatif,” papar Harry.

Karena itu, Harry meminta Biro ORB Provinsi Jakarta untuk segera menindaklanjuti rekomendasi hasil E-Monev. Rekomendasi tersebut berisi sejumlah poin perbaikan guna mendorong peningkatan kualitas layanan informasi publik sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

“Mohon agar poin rekomendasi dan perbaikannya dapat segera ditindaklanjuti. Semoga pada 2026 Biro ORB Provinsi DKI Jakarta dapat meraih nilai maksimal,” ujar Harry.

Harry menegaskan bahwa perhatian pimpinan badan publik menjadi kunci dalam meningkatkan tata kelola layanan informasi publik.

“Dalam menjalankan tugas peningkatan layanan informasi publik, PPID pelaksana sangat membutuhkan dukungan pimpinan. Karena itu, kami menyampaikan langsung hasil rekomendasi ini,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan terdapat enam indikator dalam penilaian E-Monev yang harus ditingkatkan, yakni kualitas informasi, sarana dan prasarana, jenis informasi, komitmen organisasi, pelayanan informasi, dan digitalisasi.

“Enam indikator ini perlu menjadi perhatian bersama. Jika masih ada yang kurang, mohon segera dilakukan perbaikan,” tutur Harry.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro ORB Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan KI DKI Jakarta. Menurut Hari, pihaknya akan segera memperbaiki dan menindaklanjuti hasil rekomendasi tersebut.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini. Visitasi ini menjadi penyemangat bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan informasi publik, dengan harapan ke depan Biro ORB dapat meraih predikat Informatif,” ujar Hari.

Similar Posts