KI DKI Jakarta Apresiasi Kenaikan Predikat RSUD Jagakarsa dalam E-Monev 2025

JAKARTA — Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi peningkatan kinerja RSUD Jagakarsa dalam hasil E-Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Apresiasi tersebut disampaikan saat visitasi KI DKI Jakarta ke RSUD Jagakarsa, Kamis (26/2/2026).

Dalam penilaian tahun ini, RSUD Jagakarsa meraih nilai 85 dengan predikat Menuju Informatif. Capaian tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya dan menjadi indikator perbaikan tata kelola informasi publik di lingkungan rumah sakit.

Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin, menyatakan bahwa peningkatan tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari proses menuju standar pelayanan informasi yang lebih baik.

“Memang belum sampai Informatif, tetapi kami mengapresiasi growth dan progres yang telah dicapai. Itu yang paling penting, karena menunjukkan komitmen untuk terus berbenah,” ujar Luqman.

Ia menjelaskan, dari enam indikator penilaian E-Monev, aspek digitalisasi menjadi perhatian utama. Menurutnya, penguatan layanan informasi berbasis digital memiliki bobot signifikan karena mencerminkan kesiapan badan publik beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Digitalisasi bukan sekadar pelengkap, tetapi fondasi penting dalam membangun layanan informasi yang cepat, mudah diakses, dan akuntabel,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luqman juga menekankan bahwa visitasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang diskusi untuk memperkuat tata kelola informasi publik, termasuk penyempurnaan sistem dokumentasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Direktur RSUD Jagakarsa, dr. Fiena Fithriah, menyambut baik kunjungan dan pendampingan dari KI DKI Jakarta. Ia menyatakan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik.

“Sebelumnya kami berada di kategori cukup informatif, kini menuju informatif. Kami berharap ke depan dapat meraih predikat Informatif,” ujar dr. Fiena.

Visitasi ini menjadi bagian dari komitmen KI DKI Jakarta dalam mendorong badan publik meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan informasi berbasis digital di wilayah DKI Jakarta.

Similar Posts