KI DKI Jakarta Hadiri Diskusi Civic Education Bersama Generasi Muda

JAKARTA – Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta, Ferid Nugroho, menghadiri Diskusi Publik dan Diseminasi Policy Brief Civic Education bertema “Menimbang Ulang Demokrasi dan Keadilan: Suara Generasi Muda atas Isu Sosial, Politik, dan Ekologis” di Salihara Art Centre, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Institut Hijau Indonesia ini dihadiri puluhan generasi muda dari berbagai kampus dan komunitas, serta berlangsung dalam dua sesi, yakni pemaparan policy brief dan diskusi publik.

Ferid mengatakan keterbukaan informasi publik merupakan pilar utama demokrasi sekaligus instrumen penting untuk memastikan keadilan sosial dan ekologis berjalan seimbang.

“Transparansi bukan hanya kewajiban legal bagi badan publik, tetapi menjadi fondasi moral yang memastikan kebijakan berjalan jujur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,”ujarnya.

Ia menambahkan bahwa generasi muda saat ini tidak hanya menjadi pihak yang terdampak kebijakan, tetapi juga aktor penting yang mendorong lahirnya kritik, ide, dan solusi.

“Anak muda adalah produsen gagasan. Mereka membutuhkan ruang partisipasi yang dibangun dari proses pengambilan keputusan yang terbuka dan memungkinkan publik melakukan pengawasan,” tegasnya.

Ferid juga menyoroti pentingnya keterbukaan data terkait isu lingkungan, anggaran, dan perizinan untuk memperkuat akuntabilitas pemerintah.

“Isu sosial, politik, dan ekologis saling bertautan. Publik harus mendapatkan akses terhadap data yang utuh agar dapat memahami konteks kebijakan dan menuntut pertanggungjawaban secara tepat,” katanya.

Ia menekankan bahwa ruang dialog yang sehat, inklusif, dan berbasis data merupakan kunci bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai agen perubahan.

Narasumber hadir antara lain pengamat politik Ray Rangkuti, pegiat HAM Asfinawati, perwakilan WALHI, serta kalangan jurnalis.

Ketua Institut Hijau Indonesia, Chalid Muhammad, menilai kegiatan ini memperkuat kolaborasi lintas sektor demi memastikan ruang demokrasi tetap terbuka dan berkeadilan.

Similar Posts